Game Engine Termudah: Unity

Hai… Jumpa lagi di posting tentang game engine. Masih belum bosan kan dengan obrolan tentang game engine?

Kenapa sih masih tetap membahas tentang game engine? Lagipula di posting yang sebelumnya kan sudah membahas tentang game engine yang termudah? Memangnya game engine termudah itu ada banyak ya?

Well.. Seperti yang telah dibahas di posting sebelumnya, ‘mudah’ adalah suatu hal yang relatif. Jadi tidak ada salahnya kalau kita melihat opsi game engine lain yang mungkin lebih cocok.

Kali ini saya akan bahas tentang salah satu game engine yang dianggap oleh banyak orang mudah untuk digunakan.

Unity.

Sudah pernah dengar tentang Unity?

Unity, Satu Untuk Semua

Unity_3D_logo

Hmm.. Maksudnya apa nih satu untuk semua? Satu game engine yang mudah untuk semua orang ya?

Sayangnya bukan. (^^,)

Maksudnya adalah, Unity merupakan game engine yang menyediakan fitur-fitur yang mencakup (hampir) semua aspek dalam proses bikin game. Contohnya:

  • Visual editor terintegrasi yang memudahkan untuk bikin level design.
  • Programming editor untuk membuat script pemrograman yang dipakai dalam game.
  • Animation editor untuk membuat animasi dalam game.
  • Sound editor untuk pengolahan musik dan efek suara dalam game.
  • Dukungan tools untuk bikin game 3D dan 2D dalam satu engine.
  • Publish game bikinan kamu ke berbagai macam platform, mulai dari dekstop, web, mobile sampai dengan konsol.

Hebat kan fitur-fitur yang disediakan oleh Unity?

Itulah salah satu alasan kenapa Unity saat ini menjadi game engine yang sangat populer digunakan di kalangan pembuat game. Mulai dari hobbyist, studio indie, sampai dengan studio besar saat ini memakai Unity untuk bikin game. Bahkan Unity saat ini bisa juga digunakan untuk membuat aplikasi interaktif, seperti visualisasi arsitektur dan simulasi medis.

Tapi bukan berarti Unity pasti bisa digunakan untuk bikin semua jenis aplikasi desktop atau mobile ya.. (^^,)

Mudahkah bikin game pakai Unity?

Dengan fitur-fitur sekeren itu, apakah bikin game pakai Unity jadi lebih mudah?

Well.. Untuk menilai seberapa mudahnya bikin game pakai Unity, yuk kita lihat dulu apa saja yang perlu dipelajari sebelumnya:

  • Kamu perlu mempelajari cara menggunakan Visual Editor yang dimiliki Unity.
    the_unity_editor_lg
    Bagi kamu yang baru pertama kali memakai Unity mungkin agak pusing juga ya melihat kompleksitas yang ada di dalam visual editor itu. Jangan khawatir, kamu bisa belajar dari dokumentasi yang disediakan oleh Unity disini.
    Apa sih gunanya mempelajari Visual Editor itu?
    Dengan menggunakan Visual Editor tersebut, kamu bisa drag ‘n drop untuk menyusun tampilan game sesuai dengan ide yang kamu bayangkan. Dan kamu bisa langsung melihat previewnya hanya dengan menekan tombol Play saja. Mudah kan?
  • Setelah kamu mengerti cara menggunakan Visual Editor tersebut, kamu bisa melanjutkan dengan belajar scripting di dalam Unity.

    Waah.. Memang harus belajar programming juga ya untuk bikin game pakai Unity? Bukannya semuanya hanya tinggal drag ‘n drop saja ya?

    Disini bedanya antara Construct2 dengan Unity. Dengan Construct2 kamu bisa drag ‘n drop event system untuk menciptakan interaksi dalam game. Tapi dengan Unity kamu harus menambahkan script ke dalam objek yang ada dalam game kamu tersebut agar dapat berinteraksi.
    Tapi jangan khawatir, kalau kamu belum pernah belajar pemrograman sebelumnya kamu bisa mempelajari aspek scripting dalam Unity dari tutorial dan dokumentasi API yang sudah disediakan. Unity mendukung bahasa pemrograman C#, Javascript dan Boo.
    Scripting42-0

  • Ketika kamu sudah paham tentang penggunaan Visual Editor dan Scripting dalam Unity, kamu bisa mulai bereksperimen untuk mewujudkan ide game yang kamu inginkan. Dalam prosesnya kamu juga bisa lanjutkan menggali fitur-fitur lain yang dimiliki oleh Unity seperti: Animation Editor, Sound Editor, Networking dll.

Jadi, mudahkah bikin game pakai Unity?

Kembali lagi ke pertanyaan awal tadi, apakah Unity itu merupakan game engine termudah?

Menurut saya, istilah yang lebih tepat adalah Unity bisa membantu kita untuk lebih mudah bikin game. Kenapa begitu? Karena kita perlu mempelajari Unity (dengan seperangkat tools dan fitur di dalamnya) terlebih dulu agar kita bisa membuat game dengan lebih mudah. Nah, proses mempelajari Unity itulah yang belum tentu ‘mudah’ bagi beberapa orang.

Bagi kamu yang belum pernah bikin game sebelumnya, mungkin Construct2 akan lebih mudah dipelajari daripada Unity. Tapi jangan khawatir, Unity menyediakan dokumentasi dan tutorial yang cukup lengkap untuk membimbing kamu belajar.

Sedangkan bagi kamu yang sebelumnya sudah pernah bikin game dengan tools lain, ada beberapa hal yang perlu diadaptasi saat belajar Unity untuk bikin game. Terutama bagi para programmer yang mungkin belum terbiasa dengan workflow dalam Unity.

Jadi, mudah atau tidaknya kembali lagi ke pengalaman yang kamu dapatkan saat langsung terjun menggunakan Unity untuk bikin game. Semoga posting ini bisa jadi acuan awal atau inspirasi untuk kamu belajar dalam perjalanan sebagai seorang game developer. Selamat bereksperimen ya..

Cheers!

Posted from WordPress for Lumia

Iklan

Punya pendapat, ide atau saran..? Yuk di-share disini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s