Game Artist, Sang Seniman

Pernahkah kamu merasa tersedot masuk ke dalam dunia game yang sedang kamu mainkan?

Misalnya ketika sedang main Call of Duty, kamu merasakan pengalaman jadi seorang prajurit di tengah medan perang di satu kota yang setengah hancur dengan puing-puing berserakan. Atau ketika sedang main Need for Speed, kamu bisa memacu adrenalin dengan mengendarai mobil-mobil keren yang ngebut di tengah kota metropolitan.

Saat ini, tampilan visual dalam game sudah sedemikian realistis sehingga bisa memukau dan menyedot pemainnya masuk ke dalam dunia rekaan game yang diciptakan pembuatnya.

Siapa sih orang yang berperan dalam penciptaan tampilan visual itu, sampai bisa menyedot pemainnya masuk dalam dunia game?

Game Artist.

Sang seniman dalam game

Seperti yang pernah saya bahas di posting sebelumnya, proses bikin game diawali dari pengolahan ide awal oleh game designer. Ide yang diolah itu kemudian diwujudkan ke dalam bentuk visual oleh game artist.

Dalam prosesnya, game artist perlu terus berkomunikasi dengan game designer agar bisa menciptakan elemen visual yang sesuai dengan konsep game yang ingin dibuat. Hal ini cukup vital dalam proses bikin game, karena elemen visual adalah salah satu aspek yang pertama kali dilihat dan dinilai oleh pemain.

Coba bayangkan kalau mobil yang digunakan dalam game Need for Speed hanya terlihat kotak-kotak dengan warna yang norak? Gak seru kan jadinya.. (^^,)

Untuk game AAA (seperti Call of Duty dan Need for Speed), elemen visual yang perlu dibuat sangat banyak. Oleh sebab itu, peran game artist biasanya dibagi jadi beberapa bagian:

  • Concept artist, tugasnya adalah membuat aset konsep yang akan digunakan sebagai acuan untuk aset yang dimasukkan ke dalam gamenya nanti.
    Pada contoh game Need for Speed tadi misalnya, concept artist berperan untuk membuat sketsa konsep awal dari mobil-mobil dan tampilan kota yang akan dimainkan dalam game.
    Kamu bisa melihat seperti apa gambar-gambar konsep yang dibuat oleh concept artist di sini.
  • 2D artist, tugasnya adalah membuat aset-aset 2D yang akan digunakan dalam game.
    Dalam game 2D, 2D artist bertugas membuat spritesheet dan menciptakan dunia/lingkungan dalam game tersebut.
    Dalam game 3D pun, peran 2D artist ini juga penting lho. 2D artist bertugas untuk membuat tekstur yang dipakai di model 3D yang muncul dalam game.
    Kamu bisa melihat di halaman-halaman berikut seperti apa contoh spritesheet dan tekstur yang digunakan di dalam game.
  • 3D modeller, tugasnya adalah membuat model-model 3D yang digunakan dalam game. Mulai dari objek 3D yang dimainkan pemain (misalnya mobil, atau karakter) sampai dengan objek dan lingkungan dalam dunia game tersebut.
    Kamu bisa melihat contoh model 3D untuk game di halaman ini.
  • UI designer, tugasnya adalah membuat elemen-elemen user interface dalam game. Seperti layar menu lengkap dengan tombol-tombolnya, dan HUD yang digunakan di dalam game.
    Contohnya bisa kamu lihat di halaman ini.

Tadi barulah contoh sederhana dari pembagian peran game artist dalam proses bikin game AAA. Dalam game-game besar seperti itu, peran game artist tidak cuma dikerjakan oleh satu orang saja. Biasanya mereka dibagi jadi beberapa kelompok yang dipimpin oleh lead artist atau art director.

Waah.. Berarti untuk bikin game perlu banyak orang ya..

Tidak juga sih, untuk game dengan skala lebih kecil bisa saja peran game artist itu dipegang oleh satu orang saja. Seperti game Super Meat Boy atau Temple Run misalnya.

Tertarik untuk jadi seniman dalam game?

Setelah melihat seperti apa peran game artist tadi, apakah kamu tertarik untuk menuangkan kreasi seni kamu ke dalam bentuk visual dalam game?

Beberapa skill yang kamu perlukan untuk jadi seorang game artist adalah:

  • Bisa gambar, hehehe.. Well, lebih tepatnya kemampuan art dan desain. (^^,)
  • Mempunyai kreativitas dan imajinasi yang tinggi.
  • Memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik.
  • Menguasai beberapa software yang diperlukan dalam proses bikin game, misalnya:
    • Adobe Photoshop.
    • Adobe Illustrator.
    • 3DMax.
    • Blender3D.

    Contoh software tadi baru sebagian kecil dari software grafis yang dipakai untuk bikin game. Masih banyak software yang lain, kamu bisa bereksperimen sendiri ya.. (^^,)

So.. Cari inspirasi dan mulailah berkreasi

Okay.. Sebagai penutup posting kali ini, saya ingin berbagi beberapa link yang mungkin bisa jadi inspirasi kamu untuk mulai berkreasi sebagai game artist:

Well.. Selamat berkreasi ya.. Have fun making game, cheers..!

Posted from WordPress for Windows Phone [Lumia]

Iklan